Kalah Saing Didalam Negeri, Banyak Sarjana Sekarang Menjadi Tki - Diluar Negeri Banyak Tki Jadi Sarjana

SUARABMI.COM - Selama ini, faktor ekonomi merupakan faktor utama penyebab musim masyarakat yang begitu tinggi untuk mencari kerja di luar negeri sebagai TKI. Selain duduk kasus kemiskinan dan kesulitan ekonomi yang menghimpit, terbatasnya lapangan kerja juga menjadi alasan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kelembagaan Kemnaker Rendra Setiawan SS dalam Sarasehan Migrant Day yang diadakan di Balai Kartini Universitas Ma Chung tadi (20/12).

"Faktor utama yakni ekonomi keluarga," ujarnya.

Ia melanjutkan, masih ada beberapa faktor lain yang ikut menjadi daya dorong masyarakat untuk mencari kerja ke luar negeri. Salah satunya, banyaknya pesaing sarjana yang menyebabkan mereka kalah saing.

"Banyak lulusan SD Sekolah Menengah Pertama tiba ke kota besar mencari pekerjaan di pabrik, mall, dan instansi yang lain itu susah alasannya pesaingnya kebanyakan S1 dan S2. Sehingga kesannya tetapkan menentukan menjadi TKI," pungkasnya.
[ads-post]
Tentunya, selain itu ada faktor perbandingan honor yang menggiurkan. Di luar negeri, tangan kanan rumah tangga dapat digaji hingga empat kali lipat lebih besar dari tangan kanan rumah tangga dalam negeri.

"Bekerja sebagai tangan kanan rumah tangga di Jakarta paling banyak ya dua juta rupiah, tapi bila di Hongkong atau Taiwan hingga 8 juta setengah rupiah," paparnya.

Dengan banyaknya masyarakat yang berminat menjadi TKI, pemerintah memperlihatkan sentra layanan dan jaringan perlindungan, baik itu dari BPJS atau yang lainnya. Untuk diketahui, masyarakat juga dapat mengurus semua dokumennya dalam satu atap yakni Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Kami juga mendirikan sentra terpadu satu atap Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk menyatukan semua layanan pembuatan paspor, KTP, SKCK satu tempat. Kita dapat mengurus semua surat yang dibutuhkan sehingga efektivitas dan hemat biaya," ungkapnya.

Sumber https://www.suarabmi.com

Zul Zivilia, Vokalis Dan Mantan Tki Jepang Terancam Eksekusi Mati Alasannya Yakni Ternyata Pengedar Sabu Dan Ektasi, Ini Alasan Zul Jadi Pengedar

SUARABMI.COM -  Zul 'Zivilia' terancam eksekusi mati atau eksekusi seumur hidup. Sebab, selain jadi pengguna, pelantun 'Aishiteru' itu juga ikut mengedarkan barang tersebut.

"Ancaman dapat mati atau seumur hidup. Tergantung nanti perannya. Tapi kini kami belum tahu," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Suwondo, dikala gelar perkara, Jumat (8/3/2019).

Zul 'Zivilia' dikenakan UU No 35/2009 wacana Narkoba pasal 114 ayat 2 juncto pasal 112 ayat 2 alasannya barang bukti yang disita melebihi berat 5 gram.

Zul 'Zivilia' ditangkap pada 28 Februari 2019 di apartemennya, Jakarta Utara. Saat diamankan, polisi menemukan barang bukti berupa 9,54 kilogram sabu dan 24.000 butir ekstasi.
[ads-post]
Zul mengaku ikut mengedarkan narkotika alasannya merasa berutang budi. "(Alasan) ekonomi, ia punya utang kebijaksanaan sama Rian," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suwondo Nainggolan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Rian merupakan salah satu tersangka dalam jaringan tersebut. Rian pertama kali ditangkap polisi di Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 28 Februari 2019.  "Zul ini kelompok Rian," imbuhnya.

Peran Zul diduga sebagai perantara. Dia mempunyai saluran eksklusif kepada bandar jaringan Zul dkk. "(Peran Rian) atasnya Zul yang eksklusif ketemu dengan pemberi barang," sambungnya.

Zul ditangkap di sebuah apartemen di tempat Kelapa Gading, Jakarta Utara, sesudah Rian tertangkap. Zul ditangkap bersama tiga tersangka lainnya, salah satunya seorang perempuan. 

detik

Sumber https://www.suarabmi.com

Isu Final Zaman Viral Di Badegan Ponorogo, Warga Mulai Pindah Ke Malang Dan Kosongkan Rumah

SUARABMI.COM - Desa Watu Bonang yang berada di Kecamatan Badegan Ponorogo akhir-akhir ini menjadi perbincangan di media umum Facebook.Penyebabnya banyak warga di desa tersebut yang eksodus ke Malang.

Akun Facebook berjulukan Rizki Ahmad Ridho yang pertama kali memberi informasi tersebut, diposting di group Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP). Berikut postingannya :

”# kepoinfo seng omahe kerikil bonang enek ora jarene lemah’ pdo.di dol.gek pindah neg malang kae kronologine pie..Seng 2 krngu” jarene kenek kepercayaan seng simpulan zaman disek dwe tempat kno gek jarene neh kui gae jaket MUSA AS..kui anutan opo lurrr.samarku mbat brawek neg daerah” lio.. Ngnu wae..mergo rdok nyamari babakan ngne kie wedi ko mbat di gae edan lak io”

Postingan tertanggal 11 Maret 2019 itu hingga informasi ini ditulis sudah disukai 973 kali dan 483 dikomentari. Yang ganjil dari eksodus warga ke Malang tersebut. Sebagian warga itu sebelumnya menjual tanah dan rumah dengan harga murah, sekitar Rp 10-20 juta. Bahkan di media umum ramai diperbincangkan alasan warga tersebut alasannya ialah menerima kepercayaan bahwa simpulan zaman pertama bakal terjadi di desa itu.
[ads-post]
Kepala Dusun (kasun) Dusun Krajan Desa Watu Bonang, Sogi (40) membenarkan informasi bahwa banyak warga setempat yang pergi ke Malang. Ada sedikitnya 16 KK (52 jiwa)  yang pergi.

”Mereka perginya tidak bersamaan, mulainya sudah sebulan yang lalu,” katanya ketika ditemui di rumahnya, Rabu (13/3/2019).

Kebanyakan dari mereka membawa seluruh sanak keluarga. Makara ada yang rumahnya dikosongkan bahkan hingga dijual. ”Keluarganya juga dibawa ke Malang,” kata Kasun Krajan Sogi, Rabu (13/3/2019).

Ditanya problem yang melatarbelakangi, Sogi memastikan tidak ada problem dengan tetangga. Dia justru menyebut lebih banyak didominasi warga yang pergi ke Malang tersebut, secara sosial berperilaku baik. Pun mereka mempunyai ilmu agama yang cukup mumpuni. ”Saya kira tidak ada problem dengan warga lain,” pungkasnya.

"Lemah sak omah gur diD0l 20 juta Lurrr,,, Gek sangkar sak sapine gur 8 juta,,,,,. (Tanah dan rumah cuma dijual seharga Rp 20 juta, sangkar dan sapinya cuma Rp 8 juta)," tulis Che Chipruetz 

Sumber https://www.suarabmi.com

Jumlah Tki Tertinggi Sejatim (35.400 Tki) Bupati Ponorogo Luncurkan Layanan Untuk Permudah Tki Berangkat Keluar Negeri Lagi

SUARABMI.COM - Bupati Ponorogo melaunching kantor layanan terpadu satu atap penempatan dan dukungan pekerja migran Indonesia (LTSA PPPMI) di lingkungan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo Jln Budi Utomo No 12 Kelurahan Ronowijayan Kecamatan Siman Ponorogo pada Rabu (27/2/2019).

Dengan adanya LTSA PPPMI dimaksudkan untuk lebih memudahkan kepada masyarakat bumi reyog ini yang akan pergi bekerja ke luar negeri.

“Dengan adanya LTSA PPPMI ini keberangkatan ke luar negeri sanggup dipermudah. Mengurus di Ponorogo saja sudah bisa,” katanya.

Jumlah pekerja migran dari Ponorogo, Ipong menyebut ada sekitar 35.400 orang, yang mana itu merupakan jumlah tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Dan itu sangat berkontribusi besar dan signifikan dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Ponorogo. Dari total PDRB sekitar 6 trilyun, pekerja migran itu menyumbang sebesar 1,9 trilyun.
[ads-post]
“30 persen PDRB bersumber dari pekerja migran Indonesia dari Ponorogo,” katanya.

Dengan donasi yang besar tersebut, Pemkab Ponorogo membangun kantor LTSA PPPMI untuk mewujudkan efektifitas dan efisiensi dan transparansi dalam pengurusan dokumen. Selain itu juga untuk meminimalisir perkara PMI ilegal, dan human traficking.

“Tidak ada alasan lagi PMI ilegal, sebab kini mengurusnya gampang. Selain itu dengan adanya LTSA PPPMI ini mereka yang bekerja ke luar negeri lebih terlindungi dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan,” pungkasnya.

Launching LTSA PPPMI ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementrian Tenaga Kerja RI, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Setiajit. Kepala Dinas Tenaga Kerja Ponorogo, Bedianto. perwakilan BNP2TKI dan sekitar 500 orang calon pekerja migran Indonesia dari Ponorogo.

britajatim

Sumber https://www.suarabmi.com

Wow...! Pengemis Di Bogor Ini Punya Sopir Pribadi, Sehari Raup Rp1,5 Juta Dari Hasil Mengemis

SUARABMI.COM - Herman alias Enur setiap harinya biasa mangkal di simpang lampu merah Yasmin Kota Bogor, Jawa Barat.

Tak ada yang menyangka pengemis paruh baya itu punya kendaraan beroda empat dan biasa diantar-jemput sopir pribadi, hingga alhasil foto beliau viral usai diunggah di media sosial.

Herman ditangkap Polisi Pamong Praja pada Rabu (20/3) siang bersama anak jalanan dan pengemis lainnya yang berkeliaran di jalan-jalan utama Kota Bogor.

Saat diinterogasi petugas, Herman mengaku dalam waktu setengah jam saja beliau sanggup meraup uang Rp150 ribu dari hasil minta-minta.

"Kalau hari biasa Rp150 ribu minimal normalnya. Kalau Sabtu-Minggu beda lagi," kata Herman ibarat diberitakan CNN Indonesia TV.

Berdasar hasil pemeriksaan, petugas mendapati temuan bahwa kakek asal Cibungbulan itu juga mempunyai kendaraan beroda empat Toyota Fortuner dan sanggup meraup Rp1,5 juta dalam sehari.
[ads-post]
Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Ajrin Samsudin berencana mengirim Herman ke panti semoga tak mengulangi lagi aksinya tersebut.

"Hasil investigasi, beliau cuma pura-pura. Tadi ada kendaraan beroda empat Fortuner segala macam. Hasil pemeriksaan anak-anak, beliau sanggup dapatkan hingga Rp1,5 juta per hari. Kalikan saja 30 hari dalam sebulan sanggup berapa," kata Ajrin.

Berdasar kesaksian warga, Herman biasa memarkirkan mobilnya berjenis Toyota Avanza di lokasi yang agak berjauhan dengan tempat beliau mangkal. Mobil itu diparkir di sebuah lahan belakang warung, tak jauh dari sebuah masjid di daerah mangkalnya.

"Kalau kendaraan beroda empat memang di sini, sebab jika ditaruh di masjid mungkin enggak enak, jadi ditaruh di sini. Tiap hari pakai kendaraan beroda empat bawa sopir,"
kata Joko Sudarsono, warga yang menyaksikan Herman biasa diantar-jemput oleh sopir pribadinya.

Petugas sekarang masih mendalami aset milik pengemis yang belakangan viral di media sosial tersebut. Mobil dan uang hasil mengemis untuk sementara diamankan oleh petugas.

Jika tebukti melanggar peraturan daerah perihal ketertiban umum, Herman terancam eksekusi enam bulan penjara dengan denda mencapai Rp50 juta.

Sumber https://www.suarabmi.com

Jakarta Gres Saja Punya Mrt, Namun Kelakuan Penumpang Ini Bikin Aib Dan Disesalkan Oleh Menejemen

SUARABMI.COM - Manajemen PT MRT Jakarta berupaya mendorong masyarakat biar tertib ketika naik kereta Ratangga MRT. Oleh alasannya itu, MRT melaksanakan sosialisasi melalui sejumlah jalan masuk media yang dimiliki.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar menerangkan, sosialisasi terus-menerus akan dilakukan. Pihak MRT akan memberikan apa saja hal yang boleh dan tidak ketika naik MRT.

"Kalau kita sanggup lakukan dengan mendorong sosialisasi dan budaya, dan masyarakat beralih antre dengan baik, buang sampah dengan baik. Kalau Anda ke bawah kini tidak ada sampah, tapi saya masih melihat meludah di tangga, kan kebiasaan yang nggak bagus. Ini harus dibudayakan, terus menerus," paparnya.

Bahkan beredar secara viral, ulah “emak-emak” dan beberapa wanita lainnya melalui bingkai beberapa foto terkait dengan sikap euforia mereka ketika pertama kali menjajal moda transportasi MRT di Jakarta. Dalam foto – foto tersebut, sikap mereka terlihat tidak sewajarnya menjadi penumpang MRT karena mereka hingga berdiri diatas kursi, bergelantungan dan beberapa pose lainnya bahkan ada pula yang dengan santainya menikmati dan meninggalkan sisa masakan di daerah stasiun.
[ads-post]
Menyikapi hal ini, PT MRT Jakarta menyayangkan sikap penumpang yang melanggar hukum menyerupai makan dan minum di area stasiun. Perilaku itu beberapa kali didapati selama masa uji coba sebelum peresmian.

William mengatakan, kalau sosialisasi tak berhasil maka MRT tak segan untuk memakai sketsa sanksi. Meski belum menjelaskan bentuk hukuman apa yang diterapkan, William bilang hal ini akan dilakukan sesuai hukum yang diterapkan.

"Pada waktunya kalau memang itu tidak jalan, kita akan terapkan prosedur sanksi. Kaprikornus beberapa bulan kita evaluasi, kalau terbangun budaya itu yang kita dorong. Kalau tidak berjalan dengan baik, kita akan pakai hukuman tentu sesuai hukum yang sanggup kita terapkan," jelasnya.

Namun demikian, William lebih menekankan perubahan budaya supaya lebih tertib.

"Kita berharap mengimbau semua jalan masuk media kita semua bicara perubahan budaya. Misal, soal tempat antre, kemarin saya itu lihat di salah satu IG, orang antrenya abis di depan tanda hijau, udah nutup tuh, kalau kita sosialisasikan terus menerus malu, atau memang waktu itu belum tahu," tutupnya.

Sumber https://www.suarabmi.com

Palsukan Identitas Tkw, Polisi Didesak Untuk Menutup Pt Ccuk Dan Menangkap Bosnya

SUARABMI.COM - Elemen masyarakat pemerhati Buruh Migran Indonesia mengaku siap mengawal perkara dugaan kejahatan Human Trafficking PT Citra Catur Utama Karya (PT. CCUK). Mereka mendesak polisi menangkap Bos PT CCUK dan mencabut ijin operasi perusahaan tersebut.

"Info terakhir, kantor PT CCUK di Gresik sudah didatangi tim adonan Polres-Polda Jatim," ujar Hariyono, salah satu pendamping korban pemalsuan identitas PT CCUK, Rabu (27/3/2019).

Dalam perkara ini, PT CCUK disebut telah meniru identitas Pekerja Migran Indonesia mulai dari KTP, Ijazah, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan SKCK dan surat lainnya.

Kasus ini gres diketahui sesudah warga yang dipalsukan identitasnya mengurus surat daftar pemilih dalam pemilu. Ia pun kaget saat namanya disebut terdaftar sebagai pemilih di Taiwan, padahal ia sama sekali belum pernah ke luar negeri. Ada puluhan warga yang identitasnya dipalsukan ibarat itu.

Oleh karenanya, para penggagas pekerja migran bersama Garda BMI mendesak pegawanegeri penegak aturan segera menangkap Bos PT CCUK dan membekukan ijin operasi perusahaan tersebut.

"Kok pemilik usahanya nggak ditangkap dan bawa ke Polda ya? Apa kira-kira pertimbangannya?" kata Priyanto, penggagas pekerja migran menimpali.

Hariyono, Priyanto bersama rekan-rekannya juga meminta perkara ini dituntaskan sampai ke akar masalah. Selain menangkan bos PT CCUK, juga harus memeriksa dispen setempat bila ada yang terlibat. Bahkan PT CCUK harus segera dicabut ijin operasinya.
[ads-post]
"Disnaker setempat juga harus diusut, lantaran pengurusan ID TKI melalui depend ini (disnaker)," katanya.

"Seharusnya ibarat itu, mengingat ini perkara memang tergolong emergency dan track record pelaku juga tidak ibarat yang lain," lanjut sumber tersebut melaluinpesan WhatsApp.

Sementara itu, Ketua Garda Buruh Migran Indonesia, Ahmad Iman mengatakan, pihaknya akan mengawal perkara ini, bahkan siap elaporkan ke Mabes Polri, kemudian ke Kemenaker dan BNP2 TKI.

Ahmad Iman yang juga Caleg dewan perwakilan rakyat RI Nomor Urut 1 di Dapil Jakarta II (Jaksel, Jakpus, Luar Negeri) mengira PT CCUK telah meniru identitas pekerja Migran Indonesia mulai dari KTP, Ijazah, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan SKCK dan surat lainnya.

Tak tanggung - tanggung, hanya dari sebuah desa di Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kediri, Jawa timur, PT CCUK diduga telah meniru 28 identitas Pekerja Migran Indonesia.

"Ini sangat sistematis, bagaimana bisa, orang yang mempunyai identitas orisinil masih berada di sini (sambil menunjuk salah satu korban yang dipalsukan identitasnya), tapi orang yang menggunakan data palsu sudah di taiwan, identitasnya menggunakan data orang yang disini, hanya gambar wajahnya saja yang berbeda, mereka pakai data penduduk warga desa jambean," beber Ahmad Iman.

Oleh lantaran itu, Garda BMI berharap perkara ini diusut tuntas, dan siapa pun yang terlibat segera diadili. Sebab ini menjadi preseden jelek bagi pengelolaan Pekerja Migran Indonesia.

jurnas.com

Sumber https://www.suarabmi.com

Viral Inovasi Jenazah Dalam Koper Di Blitar, Terungkap Berikut Identitas Korban, Korban Dimakamkan Tanpa Kepala

Blitar, Mayat dalam koper yang ditemukan di semak-semak erat sungai bawah jembatan jalur nasional Blitar-Kediri, terungkap.

Korban tewas diduga dibunuh. Namun motif dan pelaku pembunuhan masih belum terungkap. Kini pihak kepolisian masih melaksanakan penyelidikan dan mencari data di TKP.

Korban merupakan warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kediri berjulukan Budi Hartanto (28). Korban bekerja sebagai guru honorer di SDN Banjarmlati 2 Kota Kediri.

Kepada wartawan paman korban, Nusukha (50) mengaku Budi terakhir keluar dari rumahnya, Selasa (2/4/2019) sore mengendarai sepeda motor.

"Kata ibunya, korban keluar dari rumah hari Selasa (3/4/2019) sore, saya kurang tahu kemana," imbuh Nasukha.
[ads-post]
Kabar identitas korban diterima keluarga, Rabu (3/4/2019) sekitar pukul 12.00 wib. Kabar tersebut disampaikan anggota Polres Kediri Kota kepada ibu dan keluarga korban di rumahnya.

"Tadi siang mas, jam 12-an ada anggota polisi yang kesini dan menanyakan tentang Budi. Lalu memberitahukan terkait insiden di Blitar," tambah Nasukha.

Warga Blitar digegerkan mayit dalam koper di antara semak-semak erat sungai. Koper warna hitam itu ditemukan pencari rumput di Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu, Blitar. Saat ditemukan, di dalam koper itu ada sesosok mayit yang tidak menggunakan kain sehelai pun.    

Informasi yang dihimpun, kepala Budi Hartanto (28) hingga sekarang belum ditemukan oleh pihak kepolisian. Hal itu dibenarkan Lurah Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Yahya Budiono.

"Korban tetap dimakamkan, kendati bab kepala masih belum ditemukan," kata Yahya ketika dikonfirmasi di rumah duka, Jalan Taman Melati, Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto, Kamis (4/4/2019). 

Sumber https://www.suarabmi.com

Penyebab Mutilasi Guru Kediri Yang Mayatnya Dimasukkan Koper Di Blitar Mulai Terungkap,Begini Penjelasannya

SUARABMI.COM - Penyebab guru Budi Hartanto (28) yang tewas dimutilasi dan mayatnya dimasukkan dalam koper di pinggir sungai bawah Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar mulai terkuak.

Budi Hartanto yang tubuhnya dimutilasi dan dimasukkan koper tanpa kepala ternyata bukan guru honorer biasa.

Sebelum terungkap menjadi korban mutilasi yang mayatnya dimasukkan ke dalam koper, Budi Hartanto mempunyai sejumlah bisnis ialah berjualan di GOR Jayabaya serta jual beli HP (ponsel).

Aktivitas itu dilakukan di luar tugasnya sebagai guru honorer di Kediri. Selain itu, Budi juga juga dipercaya rekannya mengelola perjuangan bersama sewa rental mobil.  "Usahanya banyak sebab anaknya kreatif," ujar Nasuha, paman korban.

Sebelum ditemukan tewas, Budi membawa uang dalam jumlah banyak. Korban juga membawa laptop berikut dua HP miliknya.

Nasuka, korban pamit kepada ibunya (Ny Habibah) keluar rumah selepas magrib hendak ke warung yang dikelolanya di daerah GOR Jayabaya.

Namun korban juga sempat menyebutkan sedang mempersiapkan ada event di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri.
[ads-post]
"Berapa uang yang dibawa? ibunya tidak tahu, namun disebutnya banyak. Saat keluar korban juga membawa serta laptopnya," terang Nasuka kepada surya, Kamis (4/4/2019).

Termasuk sepeda motor yang dikendarai korban kini juga tidak terang keberadaannya. "Tidak biasanya korban bawa laptop, namun ketika keluar naik motor, mobilnya ditinggal," tambahnya.

Dari banyaknya barang-barang berharga korban yang hilang, keluarga menduga kematiannya sebab tindak kriminal.

Diakui Nasuha, sehari-hari korban menjadi guru kesenian dengan status honorer di SDN Banjarmlati, Kota Kediri.

Kematian korban yang terjadi secara tragis juga mengagetkan keluarganya. Rumah sedih masih dipenuhi para pelayat tetangga dan keluarganya.

Sementara warung kopi yang dikelola korban di daerah GOR Jayabaya kondisinya juga acak-acakan. Namun tidak ditemukan jejak darah di areal warung.

Diduga korban dihabisi di TKP lain. Kemudian untuk menghilangkan jejak dan menyulitkan penyelidikan kepalanya dimutilasi yang dibuang di lokasi terpisah.

Untuk memudahkan proses pembuangan dan tidak mengundang kecurigaan mayatnya dimasukkan ke dalam koper. Selanjutnya pelaku membuang koper di sungai bawah Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Kasus ini masih dalam penyelidikan pegawapemerintah kepolisian. Petugas satreskrim campuran dari Polresta Blitar dan Kota Kediri masih menyelidiki kasus ini.

Sumber https://www.suarabmi.com

Polisi Berhasil Mengungkap 2 Pelaku 'Mayat Dalam Koper' Di Blitar

SUARABMI.COM - Polisi sudah menerima hasil forensik jenazah dalam koper. Salah satu hasilnya, muncul dugaan berpengaruh alasan pelaku melaksanakan mutilasi kepala korban. Yakni, kepala korban dimutilasi untuk menghilangkan jejak.

Tak hanya itu, ketika korban hendak dimasukkan ke dalam koper, ternyata jenazah tersebut tidak cukup dimasukkan koper. Untuk itu, pelaku tetapkan untuk memotong leher korban.

"Ternyata kopernya tidak muat kalau lehernya tidak dipotong. Sehingga dilakukan pemotongan," kata Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera ketika dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (8/4/2019).

Kini polisi masih mengejar dua terduga pelaku pembunuhan jenazah dalam koper. Namun mengetahui akan ditangkap, kedua terduga pelaku ini sering berpindah-pindah daerah untuk menghindari polisi.
[ads-post]
Polisi mengaku sudah mengantongi nama pelaku pembunuh Budi Hartanto (28). "Nama sudah dikantongi, pelaku yaitu dari kelompok orang bersahabat atau komunitas korban," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Frans Barung Mangera kepada wartawan, Minggu (7/4/2019).

Sebelumnya, polisi menyebut kalau kemungkinan besar motif pembunuhan terhadap guru sanggar tari di Kediri itu yaitu motif asmara, meski ada fakta barang-barang pelaku ibarat motor pelaku juga hilang ketika kejadian. 

Jasad Budi Hartanto ditemukan di dalam sebuah koper di pinggir sungai bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019). Jasad warga Tamanan, Kota Kediri itu ditemukan tanpa kepala dan dalam kondisi tanpa busana.

Sumber https://www.suarabmi.com

Ditinggal Ibu Kerja Ke Hong Kong, Siswi Smp Di Purworejo Diobok - Obok Bapaknya Semenjak Masih Sd

SUARABMI.COM - Sungguh pilu nasib siswi (sebut saja Bunga). Bertahun-tahun lamanya ditinggal bunda ke Negeri Beton menjadi PMI, Siswi Sekolah Menengah Pertama itu harus menanggung malu menjadi budak nafsu ayah kandungnya sendiri.

Siswi berparas manis itu dipaksa melayani nafsu biologis ayahnya semenjak dari tahun 2013 hingga dengan tahun 2019 hingga tak terhitung jumlahnya. Bunga hanya pasrah tak kuasa berontak. Tak berani melaporkan sikap menyimpang bapaknya yang seharusnya melindungi dirinya itu.

Gadis 15 tahun yang sekarang mengenyam kelas VIII di sebuah Sekolah Menengah Pertama di Purworejo ini mengaku sudah dipaksa melayani bapaknya semenjak dirinya masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar.

Selama enam tahun, ia dipaksa melayani nafsu bejat ayahnya. Sekian usang menjadi pelampiasan nafsu bejat ayah kandungnya, tindakan itu terhenti pada Minggu, 24 Maret 2019, sehabis Bunga menceritakan insiden pilu tersebut kepada tetangganya.

Bunga kemudian mengaku tidak hanya sekali dua kali disetubuhi oleh ayah kandungnya, namun sudah lupa jumlahnya semenjak tahun 2013.

Kapolres Purworejo AKBP Indra K Mangunsong melalui Kasat Reskrim AKP Haryo Seto ketika jumpa pers menjelaskan, bahwa diketahui Hari Minggu tanggal 24 Maret 2019 sekira pukul 16.30 WIB telah terjadi persetubuhan terhadap anak, dengan korban Bunga, yang dilakukan oleh AW (59) yang tak lain yakni ayah kandungnya sendiri.

Kejadian semenjak tahun 2013 hingga dengan terakhir 19 Januari 2019 dirumah kontrakan di salah satu kampung di Purworejo, Kabupaten Purworejo.

“Korban bercerita kepada tetangganya bahwa telah disetubuhi oleh AW (59) seringkali semenjak tahun 2013. Tepatnya semenjak ibu kandung korban pergi merantau ke Hongkong. Perbuatan tersebut hampir dilakukan setiap hari ketika AW berada dirumah,” paparnya.
[ads-post]
Aksi bejat sang bapak dilakukan pada malam hari ketika orang satu rumah sedang tidur.

Hingga terakhir kali dilakukan pada hari sabtu tanggal 19 Januari 2019 sekira pukul 23.00 WIB dirumah kontrakan di salah satu kampung di Purworejo.

Bunga sendiri tertekan melaksanakan perbuatan tersebut alasannya yakni pelaku seringkali bertindak bergairah bila keinginannya tak dituruti.

Sejumlah barang bukti ikut dikumpulkan demi kelengkapan berkas diantaranya 1 (satu) buah baju tidur warna pink dan (satu) buah celana panjang warna hitam.

Atas perbuatanya, pelaku diancam dengan Pasal 81 (2) UURI Nomor 17 Tahun 2016 perihal Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 perihal Perubahan kedua atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 perihal Perlindungan Anak, dengan Pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling usang 15 tahun.

“Kami mengharap kepada masyarakat semoga melaksanakan pengawasan ketat terhadap anak-anak. Yang menjadi pelaku tidak hanya orang jauh, tapi juga orang terdekat. Misalnya ayah kandung menyerupai ini,” pungkas Kasat Reskrim dilansir Tribratanews Polda Jateng. [Wardoyo/JS]
Sumber https://www.suarabmi.com

Suami Di Taiwan Setahun Tak Hubungi Istri Dan Anak, Ketika Disusul Ternyata Sudah Punya Pacar Gres Di Taiwan

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja Indonesia asal Pemalang, SJ (38) bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Yilan, Taiwan yang dikabarkan selama setahun tidak menghubungi istri dan anaknya, ternyata sudah memiliki perempuan lain.

Menurut penuturan sang istri AZ, Minggu (7/4/2019) melalui pesan singkat, suaminya berangkat ke Taiwan melalui PJTKI Muara Mas Global Jakarta sebagai ABK di Taiwan, meninggalkan istri dan anak yang gres berumur tiga bulan.

“Ceritanya ketika suami saya berangkat ke Taiwan tahun 2017 anak saya masih berusia tiga bulan dan awal tahun 2018 saya kehilangan kontak hingga sekarang, "jelasnya. 

Sebagai istri AZ mengaku murung dikala sang buah hati menanyakan kepulangan ayahnya. AZ sempat frustasi tidak juga mendapat gosip perihal keberadaan dan nasib suaminya. Kemudian ia tetapkan menjadi TKW, dengan tujuan menyusul dan mencari suaminya ke Taiwan, berharap ia mendapat gosip serta dapat menemukan suaminya kembali.
[ads-post]
Selama sebulan AZ bekerja di Taiwan, ia terus mencari gosip perihal keberadaan suaminya. Awal bulan April, ia mencoba memposting di Facebook group TKI Taiwan dengan impian dapat menemukan suaminya. Ada salah satu TKI yang menulis di komentar jikalau suaminya sudah punya perempuan lain.

Sebagai seorang istri, AZ berusaha meyakinkan kebenaran kabar tersebut. Tanpa disangkanya, ternyata suaminya benar menduakan dengan perempuan lain, bahkan perempuan yang disebut sebagai selingkuhan SJ menyuruh AZ meninggalkan suaminya.

"Dan perempuan itu mengancam saya, jikalau saya masih menghubungi suamiku, ia akan melukai suami saya, "ungkapnya.

Dalam kesedihan dan kepasrahan AZ hanya berpesan sekaligus mengharap pada suaminya SJ agar mau menelpon ia dan orang tuanya untuk terakhir kali juga menelpon mertuanya (orang renta SJ).

"Tolong suruh telpon terakhir ke saya dan ke orang renta saya juga orang tuanya dia, "pungkasnya.

Sumber https://www.suarabmi.com

Gmptki Ajak Masyarakat Pecahkan Duduk Kasus Tki

 Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kemiskinan menjadi salah  satu faktor yang mendorong p GMPTKI Ajak Masyarakat Pecahkan Masalah TKIKEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kemiskinan menjadi salah satu faktor yang mendorong penduduk Indonesia bermigrasi keluar Negeri. Setiap tahun tidak kurang 800.000 warga negara Indonesia berangkat atau dikirim keluar negeri menjadi TKI.

Hal itu diungkapkan  Ketua Umum Benhard Nababan dalam program Sosialisasi Pembentukan Gerakan Masyarakat Peduli TKI (GMPTKI), di Galeri Omah Sendok, Jl. Empu Sendok No. 45, Senopati-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (24/02/12).

"Saat ini jumlah TKI diperkirakan tidak kurang dari 6 juta jiwa yang tersebar di 52 negara. 70 persen diantaranya yaitu wanita yang bekerja di sektor domestik (PRT Migran) dan 2 juta berstatus undocumented akhir keberangkatan atau pengiriman TKI yang tidak sesuai mekanisme dan overstayer," kata Benhard dalam program tersebut.

Dia menjelaskan, menurut sensus penduduk tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.556.363 jiwa atau melebihi proyeksi nasional. Jika setiap tahunnya bertambah 3,5 juta jiwa, maka jumlah penduduk pada 2011 dapat mencapai 241 juta jiwa lebih.

"Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi bangsa Indonesia terutama dalam mengatasi problem pengangguran dan kemiskinan," jelasnya dalam program tersebut.

Dalam permasalahan tersebut Benhard mengajak elemen masyarakat untuk bergabung dalam GMPTKI memecahkan permasalahan TKI.

"Mari mengawal proses perbaikan regulasi terutama revisi UU No.39/2004 wacana Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri," tutupnya.

Sumber: KEDAIBERITA.COM
Url:  http://www.kedaiberita.com/index.php/Nasional/gmptki-ajak-masyarakat-pecahkan-masalah-tki.html
Sumber http://gmptki.blogspot.com

Setelah Beredar Nama Menteri, Giliran Foto Kabinet Adil Makmur 2019-2024

SUARABMI.COM - Jagad politik Indonesia terus berdenyut keras. Khususnya bagi paslon capres dan cawapres nomor urut 02. 

Setelah beredar nama-nama menteri kabinet Adil Makmur 2019-2024, di media umum (medsos) beberapa waktu kemudian dan telah dinyatakan hoax sekarang beredar juga foto lengkap susunan kabinet tersebut.

Bahkan, dalam postingan akun @negativisme terlihat 30 foto, nama dan jabatan dari Kabinet Adil Makmur Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sontak saja warganet pun kembali ramai. 

Beberapa pekan kemudian juga diramaikan pernyataan Hashim Djojohadikusumo Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) terkait jatah dingklik parpol pendukung paslon 02 ini.

Walaupun sebagian warganet lainnya pun menyatakan bahwa 30 foto kabinet Adil Makmur itu pun bukan isu sesungguhnya. 

Tapi, lebih pada prediksi sang pembuat gambar yang ditulis  sebagai MartoArt oleh @negativisme.

"Kalo contohnya ini beneran line up kabinetnya, menurutku ada yang sepakat sih, yang jadi Jaksa Agung. Bagaimana menurutmu bray?" tulis @negativisme dalam caption fotonya.

Tapi, kreasi tersebut telah cukup mengundang aneka macam komentar warganet. 

Dari yang mengomentari secara serius hingga pada komentar kocak ala warganet.

Akun mond.andria menuliskan, "gue rela dideportasi ke Wakanda," ujarnya melihat 30 foto kabinet Adil Makmur tersebut. 

Senada yang ditulis Sbila26, "Hallo, Kantor Imigrasi negara tetangga? sanggup ganti kewarganegaraan secepatnya gak ya?" ucapnya.
[ads-post]
Pun akun bukan_pekerjaasing yang berkomentar, "Biaya hidup di Kanada murah enggak ya?" tulisnya.
Berbagai komentar warganet tersebut, dilandasi nama-nama yang ada dalam Kabinet Adil Makmur. 

Dimana, di pojok kiri atas bertengger Mendagri Fadli Zon, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Rizieq Shihab, serta nama-nama para eksekutif dan jubir BPN yang kerap wira-wira di televisi dan aktif di medsos.

Hampir sama dengan nama-nama yang terdaftar dan ramai di medsos sebelum foto itu beredar.

Bukan hanya kalangan dari BPN, Rocky Gerung pun tercantum dalam daftar kabinet Adil Makmur tersebut. 

Dimana dirinya ditasbihkan menjabat sebagai Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. 

Pun Novel Baswedan yang kerap menolak terkait problem dirinya ditarik-tarik dalam kontestasi pemilu 2019. 

Novel didaulat dalam foto tersebut sebagai Jaksa Agung.

Amien Rais pun menerima jatah dalam susunan Kabinet Adil Makmur tersebut sebagai Kepala Staf Presiden. 

Bahkan Ahmad Dhani yang masih dalam kasus aturan pun tak ketinggalan menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja.

Sang putera pendiri Partai Demokrat pun tidak ketinggalan menerima posisi dalam foto tersebut.

Walau beberapa hari lalu, Hashim yang juga adik Prabowo masih mempertimbangkan jatah dingklik bagi Demokrat. 

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY diposisikan oleh foto tersebut sebagai Menteri Pertahanan.

Postingan tersebut, menciptakan akun faridoziki meminta pemberian Thanos, sang antagonis super Hero Marvel. 

Pembunuh para super Hero dalam film Infinity War dengan cara menjentikkan jarinya untuk menghancurleburkan musuh dan alam semesta.

"Semoga Thanos menjentikkan jarinya ke mereka semua...snap" tulisnya diikuti emoticon tawa.
sumber: jatimtimes
Sumber https://www.suarabmi.com

Bmi Tertangkap Lembap Nyoblos 2 Kali Lewat Pos Dan Tps Bakal Terancam Eksekusi 9 Tahun

SUARABMI.COM - Menjelang hari pemilihan umum pada Minggu, 14/4/2019, Ketua Panwaslu Hong Kong dan Macau, Fajar Kurniawan mengingatkan semua WNI untuk tidak melaksanakan kecurangan ketika memperlihatkan bunyi nanti.

“Berdasarkan UU No 10 tahun 2017, bagi siapapun yang mencoblos 2 kali sanggup kena penjara 9 tahun, dan yang mencoblos memakai identitas orang lain juga akan kena penjara 6 tahun,” kata Fajar sebagaimana dilansir Suara.
[ads-post]
Misalnya, ada seorang WNI yang telah mendaftar pemilu lewat pos namun tidak memperbarui alamat sehingga kertas suaranya ‘nyasar’ ke alamat lama, maka Fajar menyatakan ini bukan berarti WNI itu sanggup tiba ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebagai pemilih tambahan.

Jika memaksa tiba ke TPS dan melaksanakan pencoblosan, maka dia sanggup dipidanakan dengan undang - undang pemilu tersebut.

“Karena sudah diberikan cukup waktu untuk meng-update alamat mereka, dan kalau hal itu tidak dilakukan bukan berarti mereka tetap sanggup tiba ke TPS sebagai pemilih tambahan, sanggup kena itu (hukuman alasannya ialah nyoblos dua kali),” kata Fajar.
Sumber https://www.suarabmi.com

Buku Panduan Umum Keselamatan Kerja Di Taiwan (Manufaktur), Utamakan Keselamatan Kerja, !


Sobat PMI Taiwan !

Kejadian naas kembali menimpa rekan kita PMI, kali ini rambut terlilit mesin. Semoga petaka kecelakaan kerja tidak terjadi lagi, dan semoga yang bersangkutan diberikan kesembuhan secepatnya. Amin

Pastikan selama bekerja telah memahami peraturan keselamatan kerja yang disampaikan oleh pihak pabrik ! Jangan lupa juga baca doa sebelum bekerja semoga selalu diberikan keselamatan dan lindungan selama bekerja.

Beberapa pabrik tentunya sudah memasang pengumuman wacana standar keselamatan kerja yang perlu diketahui dan diterapkan.  Selain itu peraturan keselamatan kerja sanggup juga dipahami melalui buku panduan, diantaranya salah satu panduan berikut ini yang dikeluarkan oleh BLA New Taipei City.

Khusus ilustrasi kejadian rambut kelilit mesin dan cara pencegahan sanggup dibaca pada halaman 36 - 37





Sumber http://www.savepmi-taiwan.org

Ibunya Jadi Tkw Di Luar Negeri Anaknya Dirumah Jadi Pengemis, Kasihan Banget Anak Ini Tak Ada Daerah Tinggal

SUARABMI.COM - Sebuah video yang diunggah oleh Bang Didot mengatakan potret suram kehidupan anak TKI yang menjadi pengemis demi bertahan hidup bersama sang Ayah yang menjadi pemulung sampah.

Anak berjulukan Ajis itu mengaku ibunya bekerja menjadi TKW di Arab Saudi dan sudah melupakan keluarganya karena menikah lagi dengan orang Arab.

Ajis sendiri mengaku tidak punya rumah dan tingga disebuah petak kecil di Subang sebab belas kasihan orang lain.
[ads-post]
Anak umur 6 tahun ini juga tidak sekolah karena harus bekerja meminta - minta demi kehidupannya, sungguh menyedihkan.

Mungkin sang ibu dapat melihat video ini dan terketuk hatinya untuk kembali mengingat anaknya, berikut video wawancaranya.
[youtube src="-KdTbd71uFA"/]
Sumber https://www.suarabmi.com

Berusaha Mengakhiri Hidup Dengan Minum Deterjen, Tkw Indonesia Di Hongkong Diselamatkan Majikannya

Ilustrasi
SUARABMI.COM - Seorang pekerja rumah tangga Indonesia diselamatkan sesudah ditemukan minum deterjen di rumah majikannya di Tsim Sha Tsui di Kowloon pada hari Senin kemarin.

Majikan tersebut mendapati pekerja rumah tangga Indonesia sedang minum sesuatu cairan yang dicurigai sebagai deterjen di apartemen mereka di Taman Carmen di Cox's Road pada pukul 4 sore sebagaimana dikutip bunyi BMi dari Apple Daily.

Curiga pekerja itu mencoba bunuh diri, majikan segera menghentikannya minum dan memanggil polisi.

Petugas polisi dan paramedis datang dan membawa perempuan itu ke Rumah Sakit Queen Elizabeth untuk perawatan medis.
[ads-post]
Dalam gosip itu tidak sebutkan siapa nama dari TKW Indonesia yang berusaha bunuh diri itu. Laporan itu juga tidak menyebutkan alasan mengapa ia ingin bunuh diri. Polisi sedang memeriksa kasus ini dan akan melihat motifnya.

Perlu diketahui, ada banyak kelompok sosial dan amal di Hong Kong yang bekerja untuk memperbaiki keadaan pekerja rumah tangga dalam banyak sekali aspek, mulai dari membantu pekerja dalam kesulitan, membantu pekerja perempuan yang mengalami krisis kehamilan, menyediakan daerah penampungan sementara bagi pekerja yang mencari keadilan, mendapat kompensasi melalui pengadilan atau intervensi lain, mengorganisir acara dan pembinaan untuk memberdayakan pekerja untuk masa depan yang lebih baik.
Sumber https://www.suarabmi.com

Hindari Kebingungan Pmi, Akun Fanpage Save Pmi Taiwan Ditutup

Sobat PMI Taiwan !

Guna menghindari kebingungan akan duplikasi informasi, maka Fanpage Save PMI Taiwan yang salah satunya diaksed di https://www.facebook.com/tkitaiwanhebat ditiadakan.

Waspada juga fanpage atau grup FB sejenis yang mengatasnaman aku atau forum tertentu.



Untuk layanan isu dan pengaduan PMI sanggup bergabung di Group FB Save PMI Taiwan :
https://www.facebook.com/groups/savepmitaiwan/

Terima kasih, atas kerjasamanya.
Salam Sukses PMI Taiwan !

Sumber http://www.savepmi-taiwan.org

Surat Bunyi Di Malaysia Tercoblos 01, Bawaslu Minta Pemungutan Disetop, Kpu Terjun Eksklusif Untuk Mengusut

SUARABMI.COM - Beredar sebuah video berdurasi lima menit yang memperlihatkan surat bunyi untuk Pemilu 2019 Indonesia di Selangor, Malaysia, sudah tercoblos. Surat bunyi yang tercoblos itu disimpan dalam sebuah rumah toko (ruko) tak berpenghuni.

Dalam video itu, tampak surat bunyi pemilihan presiden (pilpres) tercoblos untuk pasangan 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sementara untuk pemilihan legislatif (pileg) dewan perwakilan rakyat RI tercoblos untuk caleg berjulukan Achmad dari Partai NasDem dengan nomor urut 03. Namun, belum diketahui secara niscaya kapan video itu diambil. 

Terkait hal itu, Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar, mengaku pihaknya sudah menindaklanjuti temuan itu. Bawaslu meminta semoga pemilihan di Malaysia dilarang sementara. 

"Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) LN (Luar Negeri) Kuala Lumpur sebagai penemu, kita well informed. Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan bunyi di seluruh Malaysia sementara hingga semua jelas," kata Fritz ketika dikonfirmasi, Kamis (11/4).
[ads-post]
Selain itu, Bawaslu juga meminta KPU untuk segera mengevaluasi insiden ini. Pasalnya, Petugas Pemungutan Suara Luar Negeri (PPLN) dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya. 

"Terbukti PPLN tidak melaksanakan kiprah dengan benar. Kita sudah menciptakan rekomendasi soal kinerja PPLN yang diragukan," ucap Fritz.

Komisioner KPU Ilham Saputra menyampaikan pihaknya sedang melaksanakan komunikasi dengan Pokja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Malaysia.

"Kita sedang cek kebenarannya dan insiden persisnya kepada Pokja PPLN," kata Ilham kepada wartawan, Kamis (11/4).

Sumber https://www.suarabmi.com