Palsukan Identitas Tkw, Polisi Didesak Untuk Menutup Pt Ccuk Dan Menangkap Bosnya

SUARABMI.COM - Elemen masyarakat pemerhati Buruh Migran Indonesia mengaku siap mengawal perkara dugaan kejahatan Human Trafficking PT Citra Catur Utama Karya (PT. CCUK). Mereka mendesak polisi menangkap Bos PT CCUK dan mencabut ijin operasi perusahaan tersebut.

"Info terakhir, kantor PT CCUK di Gresik sudah didatangi tim adonan Polres-Polda Jatim," ujar Hariyono, salah satu pendamping korban pemalsuan identitas PT CCUK, Rabu (27/3/2019).

Dalam perkara ini, PT CCUK disebut telah meniru identitas Pekerja Migran Indonesia mulai dari KTP, Ijazah, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan SKCK dan surat lainnya.

Kasus ini gres diketahui sesudah warga yang dipalsukan identitasnya mengurus surat daftar pemilih dalam pemilu. Ia pun kaget saat namanya disebut terdaftar sebagai pemilih di Taiwan, padahal ia sama sekali belum pernah ke luar negeri. Ada puluhan warga yang identitasnya dipalsukan ibarat itu.

Oleh karenanya, para penggagas pekerja migran bersama Garda BMI mendesak pegawanegeri penegak aturan segera menangkap Bos PT CCUK dan membekukan ijin operasi perusahaan tersebut.

"Kok pemilik usahanya nggak ditangkap dan bawa ke Polda ya? Apa kira-kira pertimbangannya?" kata Priyanto, penggagas pekerja migran menimpali.

Hariyono, Priyanto bersama rekan-rekannya juga meminta perkara ini dituntaskan sampai ke akar masalah. Selain menangkan bos PT CCUK, juga harus memeriksa dispen setempat bila ada yang terlibat. Bahkan PT CCUK harus segera dicabut ijin operasinya.
[ads-post]
"Disnaker setempat juga harus diusut, lantaran pengurusan ID TKI melalui depend ini (disnaker)," katanya.

"Seharusnya ibarat itu, mengingat ini perkara memang tergolong emergency dan track record pelaku juga tidak ibarat yang lain," lanjut sumber tersebut melaluinpesan WhatsApp.

Sementara itu, Ketua Garda Buruh Migran Indonesia, Ahmad Iman mengatakan, pihaknya akan mengawal perkara ini, bahkan siap elaporkan ke Mabes Polri, kemudian ke Kemenaker dan BNP2 TKI.

Ahmad Iman yang juga Caleg dewan perwakilan rakyat RI Nomor Urut 1 di Dapil Jakarta II (Jaksel, Jakpus, Luar Negeri) mengira PT CCUK telah meniru identitas pekerja Migran Indonesia mulai dari KTP, Ijazah, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan SKCK dan surat lainnya.

Tak tanggung - tanggung, hanya dari sebuah desa di Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kediri, Jawa timur, PT CCUK diduga telah meniru 28 identitas Pekerja Migran Indonesia.

"Ini sangat sistematis, bagaimana bisa, orang yang mempunyai identitas orisinil masih berada di sini (sambil menunjuk salah satu korban yang dipalsukan identitasnya), tapi orang yang menggunakan data palsu sudah di taiwan, identitasnya menggunakan data orang yang disini, hanya gambar wajahnya saja yang berbeda, mereka pakai data penduduk warga desa jambean," beber Ahmad Iman.

Oleh lantaran itu, Garda BMI berharap perkara ini diusut tuntas, dan siapa pun yang terlibat segera diadili. Sebab ini menjadi preseden jelek bagi pengelolaan Pekerja Migran Indonesia.

jurnas.com

Sumber https://www.suarabmi.com

Sebar Hoax Surat Bunyi Yang Diterima Sudah Dicoblos, Bmi Hong Kong Ini Dilaporkan Kepolisi Dan Bawaslu

SUARABMI.COM - Seorang pengguna media umum dengan nama akun "Ratu Aina Fatin" yang juga diketahui seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong menjadi bulan-bulanan netizens, terutama Buruh Migran Indonesia (BMI).

Bukan tanpa alasan , animo Pemilu 2019 untuk pemilihan Calon Presiden dan wakil Presiden serta Calon legislatif (Caleg) yang kian memanas diberbagai kalangan, BMI Hong Kong yang diketahui berasal dari Kota Medan ini  malah semakin menambah panas.

Bagaimana tidak , melalui akun facebooknya dengan nama akun " Ratu Aina Fatin" yang kini sudah tidak sanggup ditemukan lagi mengunggah sebuah foto surat bunyi yang gres ia terima dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI)  melalui Kantor POS dan juga video yang mengatakan  kalau Surat bunyi yang ia terima tersebut dalam keadaan sudah tercoblos.

"Baru sanggup surat dr KJRI, tapi kenapa surat suaranya sudah diisi dengan pilihan no 01, napa banget kecurangannya, penipu dungu" tulis Ratu.
[ads-post]

Sontak saja postingan itu menciptakan geram netizens, alasannya ialah pernyataan Ratu ialah HOAX dan seakan perbuatan Ratu semakin memperkeruh Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 14 April 2019 mendatang di Hong Kong.

Banyak netizens murka dengan Perbuatan ratu yang terkesan Konyol , karena Surat yang ia katakan sudah dicoblos atau terdapat angka (nomor) 01 bukanlah surat bunyi yang seharusnya di coblos.
Melainkan itu ialah surat pernyataan atau pemberitahuan kalau Ratu ialah salah satu dari sekian banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdaftar sebagai penerima Pemilu untuk pencoblosan melalui POS , bukan tiba ke TPS secara langsung.

Sedangkan untuk nomor yang terdapat nomor "01" ialah Nomor untuk Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN).

Akibat perbuatan konyolnya tersebut baik itu disengaja atau atas ketidaktahuannya, dikutip dari sebuah akun pengguna media umum dengan nama akun"Michael Cheng" menyampaikan kalau Ratu Aina fatin telah dilaporkan kepolisi Hong Kong dan Bawaslu oleh TKN LN .

"TKN LN Hongkong Telah Melaporkan Akun Ratu Aina Fatin Ke polisi Hongkong dan PANWASLU
Kami tidak segan segan Untuk Melapor Penyebar Hoax, Pengacau Pemilu 2019."
tulis Michael Cheng.


Sumber https://www.suarabmi.com

Bmi Hongkong Sudah Dapat Mulai Nyoblos, Tentukan Pilihan Presidenmu Untuk Indonesia 5 Tahun Kedepan, Berikut Cara Menentukan Presiden Bila Masih Bingung

SUARABMI.COM - Di dalam negeri, Pemilu 2019 memang gres akan digelar pada 17 April nanti. Namun, pemilih yang berdomisili di luar negeri, termasuk para Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong Kong ketika ini sudah sanggup mencoblos.

Seorang BMI di Hong Kong berjulukan Oliv Vitha mengatakan, ia telah menerima kertas bunyi dari PPLN Hong Kong yang dikirim melalui pos ke alamat majikannya di tempat Kennedy Town, Kamis (21/3/2019).

BMI asal Banyuwangi, Jawa Timur yang sudah tujuh tahun bekerja di Hong Kong tersebut mengaku telah dua kali mengikuti pemilu di luar negeri, yaitu Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 ini.

Khususnya kepada sesama BMI di Hong Kong, Oliv berpesan semoga tidak golput dan mengajak menentukan yang terbaik untuk Indonesia.

“Jangan golput, ya. Golput itu berat, ntar kau nyesel lo lima tahun lamanya. Ayo pilih yang terbaik untuk Indonesia,” pesan Oliv.
[ads-post]
Nah, bagi kau yang masih resah mau menentukan siapa untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan, simak kiat - kiat berikut ini.

Jangan pilih hanya alasannya yakni emosional belaka, tapi pilihlah dengan hati nurani yang sesuai dengan kata hati kamu.

Jangan pilih alasannya yakni ikut - ikutan orang tapi lihatlah programnya dan apakah sesuai dengan dirimu atau tidak.

Jangan pilih alasannya yakni hasutan orang atau informasi bohong yang memojokkan salah satu paslon, pilihlah berdasar realita dan brita yang benar.

Siapapun nanti yang menjadi presiden, dialah pemimpin kita, kita wajib menghormati dan menaatinya selama perintahnya dalam kebaikan Indonesia.

Selamat berjuang, selamat menentukan pilihanmu, ingat pilih sesuai pilihan hati nuranimu bukan atas gertakan atau hasutan teman.

Sumber https://www.suarabmi.com

Kdei Desak Majikan Untuk Liburkan Bmi Taiwan Ahad Depan Supaya Dapat Nyoblos, Berikut Daftar Tps Yang Dapat Didatangi

SUARABMI.COM - Perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan mendesak para majikan untuk meliburkan para BMI ahad depan (14 April) supaya mereka dapat menentukan calon presiden mereka dan menyalurkan suaranya.

Perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan menyurati para majikan pada tanggal 10 Maret kemudian supaya pada tanggal 14 April semua BMI diliburkan untuk memilih, kata Didi Sumedi, kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Indonesia.

Indonesia akan segera mengadakan pemilihan umum dan "setiap bunyi sangat berarti bagi perkembangan masa depan Indonesia," kata Sumedi. 
[ads-post]
Surat itu juga mencantumkan lokasi 34 kawasan pemungutan bunyi yang akan didirikan di seluruh Taiwan.

Menurut aturan Indonesia, warga negara yang berusia 17 tahun ke atas berhak memilih, termasuk warga negara yang ketika ini tinggal di luar negeri. 

Menurut statistik Kementerian Tenaga Kerja (MOL) Taiwan, ada sekitar 269.000 pekerja migran dari Indonesia pada simpulan Januari 2019, menyebabkan negara itu sumber buruh migran terbesar di Taiwan. 


Sumber https://www.suarabmi.com

Lompat Dari Dapur Apartemen Majikannya, Tkw Indonesia Di North Point Hongkong Meninggal Dunia

SUARABMI.COM - Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) ditemukan meninggal dunia tergeletak dilantai dasar disebuah gedung di Hong Shing Court , Healthy Village ,North Point siang ini ,Sabtu  (9/3) sekitar pukul 12:38.

Dikutip dari Oriental Daily News, kejadian itu bermula dikala majikannya yang berusia 59 tahun menemukan pembantunya yang berusia 32 tahun (tak disebutkan identitasnya ), melompat dari dapur lantai 26 dirumah majikannya dan jatuh ke tangga lantai dasar.

Ambulans mendapatkan laporan dan mengkonfirmasi bahwa BMI tersebut mengalami luka parah dan meninggal dunia.
[ads-post]
Jasadnya lalu dipindahkan dari tangga ke lantai dan ditutup dengan tenda. Polisi memblokir pemeriksaan daerah kejadian dan tidak menemukan catatan bunuh diri.

Petugas polisi lalu mengambil dingklik yang diduga dipakai BMI itu untuk memanjat  dan barang bukti berupa tas.

Investigasi awal percaya bahwa korban mengalami persoalan emosional dalam beberapa hari terakhir.
Namun penyebab tamat hidup gres sanggup dipastikan sehabis dilakukan otopsi.

situskartini

Sumber https://www.suarabmi.com

Tkw Indonesia Terancam Eksekusi 7 Tahun Penjara Alasannya Mencuri Barang Majikan Senilai 315 Juta

SUARABMI.COM - Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga berusia 45 tahun dinyatakan bersalah pada hari Rabu (20 Maret 2019) sebab mencuri barang senilai lebih dari S $ 30.000 atau setara dengan 315 juta Rupiah dari keluarga majikannya yang diketahui sebagai ketua Grup Bandara Changi, Liew Mun Leong.

Dikutip dari Channel Newsasia, eksekusi itu dijatuhkan oleh Hakim Distrik Olivia Low Singapura sesudah persidangan 19 kali yang berlangsung berbulan-bulan.

Parti Liyani telah bekerja untuk majikannya,Liew antara bulan Maret 2007 dan simpulan Oktober 2016, dengan gajinya meningkat dari S $ 300 (Rp.3,1 juta) per bulan menjadi S $ 600 (Rp.6,3 juta ) per bulan sebelum beliau dipecat sebab dicurigai melaksanakan pencurian selama bertahun-tahun.

Dia dinyatakan bersalah sebab mencuri majemuk barang termasuk: Dua tas senilai S $ 200 masing-masing milik majikan laki-lakinya, jam tangan dan lebih dari 100 potong pakaian milik putranya, suplemen yang dimiliki oleh putrinya, dan tas Prada dan kacamata hitam Gucci milik majikan perempuannya.
[ads-post]
Selama persidangan, pihak pembela berargumen bahwa barang-barang yang dituduh dicuri Parti telah diberikan kepadanya, bahwa ia telah mengambil beberapa barang yang dibuang di daerah sampah, atau bahwa barang-barang itu salah daerah oleh pemiliknya. 

Parti juga mengklaim bahwa beberapa barang belum dikemas olehnya di dalam kotak - dua pengemudi keluarga Liew telah membantunya dalam pengemasan barang-barang yang akan dikirim ke Indonesia.

Pengacara pembela Anil Balchandani menyampaikan bahwa ia ingin memanggil kembali saksi sesudah mendengar bahwa dakwaan diubah, sebab ia ingin menunjukkan bahwa majikannya berbohong dan bahwa mereka telah memfokuskan pada lima item yang kini dikeluarkan dari dakwaan.

Hakim menolak permohonannya untuk memanggil kembali para saksi, dengan menyampaikan beliau tidak merasa diperlukan, dan bahwa itu yaitu "upaya untuk lebih lanjut menunda persidangan dan menggagalkan keadilan".

Parti menghadapi eksekusi penjara maksimum tujuh tahun dan denda per tuduhan. Hukuman akan diterima Parti pada hari senin mendatang.


Sumber https://www.suarabmi.com