SUARABMI.COM - Seorang TKI di Taiwan dilaporkan ke polisi alasannya ialah sudah menyentuh bokong seorang warga Taiwan bermarga Chen.
Chen melaporkan TKI tersebut dengan tuduhan telah melaksanakan tindakan pelecehan s*ksual ketika menaiki eskalator di lokasi MRT Shongshan, Taipei City.
Mengutip dari United Daily News (27/3), Polisi MRT Departemen Kepolisian Taipei City yang ketika itu sedang patroli Minggu (24/3) menerima laporan dari seorang warga berusia 20 tahun akan tindakan TKI ketika menaiki eskalator, dimana bokongnya di pegang dari belakang.
Saat itu juga petugas yang dipimpin Huang Bangzheng segera bergegas melaksanakan pencarian dan pribadi menyebar info ke banyak sekali tempat.
[ads-post]
Berdasarkan keterangan dari pelapor ihwal ciri-ciri dan aksara pelaku, dalam waktu kurang dari 10 menit petugas patroli sudah berhasil menangkapnya.
Pelaku seorang pria (37) tenaga kerja Indonesia yang tidak disebutkan namanya kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diinterograsi.
Dalam keterangannya kepada polisi, pelaku tersebut membantah jikalau ia telah melaksanakan tindakan pelecehan s*ksual. Ia menyampaikan jikalau tangannya terbentur dan tidak sengaja menyentuh bokong korban.
Namun, sehabis melalui identifikasi dari pelapor akan kebenaran bukti laporan, alhasil kasus tersebut diteruskan ke jalur aturan dengan tuduhan pelecehan s*ksual.
Sumber https://www.suarabmi.com
[ads-post]
Berdasarkan keterangan dari pelapor ihwal ciri-ciri dan aksara pelaku, dalam waktu kurang dari 10 menit petugas patroli sudah berhasil menangkapnya.
Pelaku seorang pria (37) tenaga kerja Indonesia yang tidak disebutkan namanya kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diinterograsi.
Dalam keterangannya kepada polisi, pelaku tersebut membantah jikalau ia telah melaksanakan tindakan pelecehan s*ksual. Ia menyampaikan jikalau tangannya terbentur dan tidak sengaja menyentuh bokong korban.
Namun, sehabis melalui identifikasi dari pelapor akan kebenaran bukti laporan, alhasil kasus tersebut diteruskan ke jalur aturan dengan tuduhan pelecehan s*ksual.

