SUARABMI.COM - Australia menambah kuota visa bagi tenaga kerja Indonesia hingga 5.000 orang. Hal ini disepakati dalam perjanjian perdagangan bebas antar dua negara tersebut.
Menurut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kuota visa untuk tenaga kerja dan berlibur dikala ini hanya berjumlah 1.000 orang. Kemudian di tahun pertama ditargetkan meningkat menjadi 4.100 orang.
Adapun, kenaikan rata-rata dibutuhkan sebanyak 5% per tahun hingga kuota visa bekerja dan berlibur mencapai 5.000 orang per tahun.
Menurut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kuota visa untuk tenaga kerja dan berlibur dikala ini hanya berjumlah 1.000 orang. Kemudian di tahun pertama ditargetkan meningkat menjadi 4.100 orang.
Adapun, kenaikan rata-rata dibutuhkan sebanyak 5% per tahun hingga kuota visa bekerja dan berlibur mencapai 5.000 orang per tahun.
"Kita sanggup suplemen kuota visa untuk bekerja dan berlibur di Australia, sebelumnya 1.000 visa menjadi 4.100 di tahun pertama implementasi IA-CEPA," jelas beliau usai penandatangan kolaborasi di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (4/3/2019).
[ads-post]
"Dengan kenaikan kuota 5% per tahun hingga dengan 5.000 orang per tahun," ungkap dia.
Adapun, visa bekerja dan berlibur atau work and holiday visa (WHV) merupakan visa dengan masa berlaku satu tahun lamanya. Visa tersebut didedikasikan bagi individu berusia 18-30 tahun.
Sebagai informasi, perjanjian kolaborasi ini memakan waktu perundingan hingga 9 tahun lamanya. Proses kerjasama awalnya dibuka di tahun 2005 lalu terhenti di tahun 2016 hingga kesudahannya disepakati di tahun 2019.
Adapun, visa bekerja dan berlibur atau work and holiday visa (WHV) merupakan visa dengan masa berlaku satu tahun lamanya. Visa tersebut didedikasikan bagi individu berusia 18-30 tahun.
Sebagai informasi, perjanjian kolaborasi ini memakan waktu perundingan hingga 9 tahun lamanya. Proses kerjasama awalnya dibuka di tahun 2005 lalu terhenti di tahun 2016 hingga kesudahannya disepakati di tahun 2019.
Jumlah orang Indonesia di Australia dikala ini sebanyak 60.000 orang dan 10.000 orang dari jumlah itu yakni TKI.
Kelebihan bekerja di Australia, kata dia, pertama, honor tinggi yakni 700 dolar Australia per ahad atau sekitar 7 juta per minggu. Kedua, sumbangan terhadap tenaga kerja di sana termasuk untuk tenaga kerja gila sangat bagus.

