Ditinggal Ibu Kerja Ke Hong Kong, Siswi Smp Di Purworejo Diobok - Obok Bapaknya Semenjak Masih Sd

SUARABMI.COM - Sungguh pilu nasib siswi (sebut saja Bunga). Bertahun-tahun lamanya ditinggal bunda ke Negeri Beton menjadi PMI, Siswi Sekolah Menengah Pertama itu harus menanggung malu menjadi budak nafsu ayah kandungnya sendiri.

Siswi berparas manis itu dipaksa melayani nafsu biologis ayahnya semenjak dari tahun 2013 hingga dengan tahun 2019 hingga tak terhitung jumlahnya. Bunga hanya pasrah tak kuasa berontak. Tak berani melaporkan sikap menyimpang bapaknya yang seharusnya melindungi dirinya itu.

Gadis 15 tahun yang sekarang mengenyam kelas VIII di sebuah Sekolah Menengah Pertama di Purworejo ini mengaku sudah dipaksa melayani bapaknya semenjak dirinya masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar.

Selama enam tahun, ia dipaksa melayani nafsu bejat ayahnya. Sekian usang menjadi pelampiasan nafsu bejat ayah kandungnya, tindakan itu terhenti pada Minggu, 24 Maret 2019, sehabis Bunga menceritakan insiden pilu tersebut kepada tetangganya.

Bunga kemudian mengaku tidak hanya sekali dua kali disetubuhi oleh ayah kandungnya, namun sudah lupa jumlahnya semenjak tahun 2013.

Kapolres Purworejo AKBP Indra K Mangunsong melalui Kasat Reskrim AKP Haryo Seto ketika jumpa pers menjelaskan, bahwa diketahui Hari Minggu tanggal 24 Maret 2019 sekira pukul 16.30 WIB telah terjadi persetubuhan terhadap anak, dengan korban Bunga, yang dilakukan oleh AW (59) yang tak lain yakni ayah kandungnya sendiri.

Kejadian semenjak tahun 2013 hingga dengan terakhir 19 Januari 2019 dirumah kontrakan di salah satu kampung di Purworejo, Kabupaten Purworejo.

“Korban bercerita kepada tetangganya bahwa telah disetubuhi oleh AW (59) seringkali semenjak tahun 2013. Tepatnya semenjak ibu kandung korban pergi merantau ke Hongkong. Perbuatan tersebut hampir dilakukan setiap hari ketika AW berada dirumah,” paparnya.
[ads-post]
Aksi bejat sang bapak dilakukan pada malam hari ketika orang satu rumah sedang tidur.

Hingga terakhir kali dilakukan pada hari sabtu tanggal 19 Januari 2019 sekira pukul 23.00 WIB dirumah kontrakan di salah satu kampung di Purworejo.

Bunga sendiri tertekan melaksanakan perbuatan tersebut alasannya yakni pelaku seringkali bertindak bergairah bila keinginannya tak dituruti.

Sejumlah barang bukti ikut dikumpulkan demi kelengkapan berkas diantaranya 1 (satu) buah baju tidur warna pink dan (satu) buah celana panjang warna hitam.

Atas perbuatanya, pelaku diancam dengan Pasal 81 (2) UURI Nomor 17 Tahun 2016 perihal Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 perihal Perubahan kedua atas UURI Nomor 23 Tahun 2002 perihal Perlindungan Anak, dengan Pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling usang 15 tahun.

“Kami mengharap kepada masyarakat semoga melaksanakan pengawasan ketat terhadap anak-anak. Yang menjadi pelaku tidak hanya orang jauh, tapi juga orang terdekat. Misalnya ayah kandung menyerupai ini,” pungkas Kasat Reskrim dilansir Tribratanews Polda Jateng. [Wardoyo/JS]
Sumber https://www.suarabmi.com

Suami Di Taiwan Setahun Tak Hubungi Istri Dan Anak, Ketika Disusul Ternyata Sudah Punya Pacar Gres Di Taiwan

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja Indonesia asal Pemalang, SJ (38) bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Yilan, Taiwan yang dikabarkan selama setahun tidak menghubungi istri dan anaknya, ternyata sudah memiliki perempuan lain.

Menurut penuturan sang istri AZ, Minggu (7/4/2019) melalui pesan singkat, suaminya berangkat ke Taiwan melalui PJTKI Muara Mas Global Jakarta sebagai ABK di Taiwan, meninggalkan istri dan anak yang gres berumur tiga bulan.

“Ceritanya ketika suami saya berangkat ke Taiwan tahun 2017 anak saya masih berusia tiga bulan dan awal tahun 2018 saya kehilangan kontak hingga sekarang, "jelasnya. 

Sebagai istri AZ mengaku murung dikala sang buah hati menanyakan kepulangan ayahnya. AZ sempat frustasi tidak juga mendapat gosip perihal keberadaan dan nasib suaminya. Kemudian ia tetapkan menjadi TKW, dengan tujuan menyusul dan mencari suaminya ke Taiwan, berharap ia mendapat gosip serta dapat menemukan suaminya kembali.
[ads-post]
Selama sebulan AZ bekerja di Taiwan, ia terus mencari gosip perihal keberadaan suaminya. Awal bulan April, ia mencoba memposting di Facebook group TKI Taiwan dengan impian dapat menemukan suaminya. Ada salah satu TKI yang menulis di komentar jikalau suaminya sudah punya perempuan lain.

Sebagai seorang istri, AZ berusaha meyakinkan kebenaran kabar tersebut. Tanpa disangkanya, ternyata suaminya benar menduakan dengan perempuan lain, bahkan perempuan yang disebut sebagai selingkuhan SJ menyuruh AZ meninggalkan suaminya.

"Dan perempuan itu mengancam saya, jikalau saya masih menghubungi suamiku, ia akan melukai suami saya, "ungkapnya.

Dalam kesedihan dan kepasrahan AZ hanya berpesan sekaligus mengharap pada suaminya SJ agar mau menelpon ia dan orang tuanya untuk terakhir kali juga menelpon mertuanya (orang renta SJ).

"Tolong suruh telpon terakhir ke saya dan ke orang renta saya juga orang tuanya dia, "pungkasnya.

Sumber https://www.suarabmi.com

Gmptki Ajak Masyarakat Pecahkan Duduk Kasus Tki

 Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kemiskinan menjadi salah  satu faktor yang mendorong p GMPTKI Ajak Masyarakat Pecahkan Masalah TKIKEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kemiskinan menjadi salah satu faktor yang mendorong penduduk Indonesia bermigrasi keluar Negeri. Setiap tahun tidak kurang 800.000 warga negara Indonesia berangkat atau dikirim keluar negeri menjadi TKI.

Hal itu diungkapkan  Ketua Umum Benhard Nababan dalam program Sosialisasi Pembentukan Gerakan Masyarakat Peduli TKI (GMPTKI), di Galeri Omah Sendok, Jl. Empu Sendok No. 45, Senopati-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (24/02/12).

"Saat ini jumlah TKI diperkirakan tidak kurang dari 6 juta jiwa yang tersebar di 52 negara. 70 persen diantaranya yaitu wanita yang bekerja di sektor domestik (PRT Migran) dan 2 juta berstatus undocumented akhir keberangkatan atau pengiriman TKI yang tidak sesuai mekanisme dan overstayer," kata Benhard dalam program tersebut.

Dia menjelaskan, menurut sensus penduduk tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.556.363 jiwa atau melebihi proyeksi nasional. Jika setiap tahunnya bertambah 3,5 juta jiwa, maka jumlah penduduk pada 2011 dapat mencapai 241 juta jiwa lebih.

"Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi bangsa Indonesia terutama dalam mengatasi problem pengangguran dan kemiskinan," jelasnya dalam program tersebut.

Dalam permasalahan tersebut Benhard mengajak elemen masyarakat untuk bergabung dalam GMPTKI memecahkan permasalahan TKI.

"Mari mengawal proses perbaikan regulasi terutama revisi UU No.39/2004 wacana Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri," tutupnya.

Sumber: KEDAIBERITA.COM
Url:  http://www.kedaiberita.com/index.php/Nasional/gmptki-ajak-masyarakat-pecahkan-masalah-tki.html
Sumber http://gmptki.blogspot.com

Ibunya Jadi Tkw Di Luar Negeri Anaknya Dirumah Jadi Pengemis, Kasihan Banget Anak Ini Tak Ada Daerah Tinggal

SUARABMI.COM - Sebuah video yang diunggah oleh Bang Didot mengatakan potret suram kehidupan anak TKI yang menjadi pengemis demi bertahan hidup bersama sang Ayah yang menjadi pemulung sampah.

Anak berjulukan Ajis itu mengaku ibunya bekerja menjadi TKW di Arab Saudi dan sudah melupakan keluarganya karena menikah lagi dengan orang Arab.

Ajis sendiri mengaku tidak punya rumah dan tingga disebuah petak kecil di Subang sebab belas kasihan orang lain.
[ads-post]
Anak umur 6 tahun ini juga tidak sekolah karena harus bekerja meminta - minta demi kehidupannya, sungguh menyedihkan.

Mungkin sang ibu dapat melihat video ini dan terketuk hatinya untuk kembali mengingat anaknya, berikut video wawancaranya.
[youtube src="-KdTbd71uFA"/]
Sumber https://www.suarabmi.com