Tak Mau Dipulangkan, Tkw Taiwan Ini Depresi Sampai Memarahi Mbok Cikrak, Jadinya Dibawa Ke Konseling Oleh Mbok Cikrak

SUARABMI.COM - Seorang TKW Taiwan dipulangkan ke Indonesia dan dibandara menerima penanganan dari Mbok Cikrak, kondisinya stress alasannya bergotong-royong tak mau pulang dan masih ingin bekerja.

Didalam bandara, TKW berjulukan Ernawati tersebut menangis dan ketakutan dan terkadang murka - murka tak jelas.

"Udah sih jangan ngomong terus, dari tadi ngomong aja, emangnya saya setan apa" Bentak Ernawati kepada Mbok Cikrak yang berusaha membantunya.

Mbok Cikrak pun dengan sabar memandunya sampai ia sanggup masuk pesawat. Terlihat Er begitu depresi dan kondisinya tak terkontrol, kadang murka kadang nangis.

Iapun dititipkan ke beberapa TKI yang kebetulan satu pesawat dengan Ernawati untuk menemani perjalanannya ke Indonesia.
[ads-post]
Mbok Cikrak pun tak tega melihatnya dan menunjukkan uang saku 500 ribu untuk Ernawati dengan impian di Indonesia ada yang menjemput. Namun Ernawati membentak lagi dan tak mau pulang.

"Saya tak mau pulang, saya tuh mau kerja disini, mau cari duit" Bentak Ernawati kepada Mbok Cikrak ketika diyakinkan bila dirinya akan pulang apa tidak.

Akhirnya Mbok Cikrak tak jadi menyuruhkan masuk pesawat dan membawanya kembali untuk dilaporkan ke 1955 atau konseling.

"Gini lo gaes, bila beliau tidak mau pulang ya kita bawa ke 1955 saja, dibawa ke konseling" Kata Mbok Cikrak.

Hingga isu ini diturunkan, Ernawati masih berada di konseling. Bahkan ia duduk menghadap tembok di pojokan ruangan konseling.


Sumber https://www.suarabmi.com

Gmptki Ajak Masyarakat Pecahkan Duduk Kasus Tki

 Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kemiskinan menjadi salah  satu faktor yang mendorong p GMPTKI Ajak Masyarakat Pecahkan Masalah TKIKEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Terbatasnya lapangan pekerjaan dan kemiskinan menjadi salah satu faktor yang mendorong penduduk Indonesia bermigrasi keluar Negeri. Setiap tahun tidak kurang 800.000 warga negara Indonesia berangkat atau dikirim keluar negeri menjadi TKI.

Hal itu diungkapkan  Ketua Umum Benhard Nababan dalam program Sosialisasi Pembentukan Gerakan Masyarakat Peduli TKI (GMPTKI), di Galeri Omah Sendok, Jl. Empu Sendok No. 45, Senopati-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (24/02/12).

"Saat ini jumlah TKI diperkirakan tidak kurang dari 6 juta jiwa yang tersebar di 52 negara. 70 persen diantaranya yaitu wanita yang bekerja di sektor domestik (PRT Migran) dan 2 juta berstatus undocumented akhir keberangkatan atau pengiriman TKI yang tidak sesuai mekanisme dan overstayer," kata Benhard dalam program tersebut.

Dia menjelaskan, menurut sensus penduduk tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.556.363 jiwa atau melebihi proyeksi nasional. Jika setiap tahunnya bertambah 3,5 juta jiwa, maka jumlah penduduk pada 2011 dapat mencapai 241 juta jiwa lebih.

"Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi bangsa Indonesia terutama dalam mengatasi problem pengangguran dan kemiskinan," jelasnya dalam program tersebut.

Dalam permasalahan tersebut Benhard mengajak elemen masyarakat untuk bergabung dalam GMPTKI memecahkan permasalahan TKI.

"Mari mengawal proses perbaikan regulasi terutama revisi UU No.39/2004 wacana Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri," tutupnya.

Sumber: KEDAIBERITA.COM
Url:  http://www.kedaiberita.com/index.php/Nasional/gmptki-ajak-masyarakat-pecahkan-masalah-tki.html
Sumber http://gmptki.blogspot.com

Trik Menghemat Dan Mengatur Keuangan Bulanan Dari Gaji

Source : tstatic.net
Gajian yaitu hari yang paling dinantikan para karyawan. Namun, tak sedikit yang mencicipi gajian hanya numpang lewat saja. Banyak planning yang dirancang ketika akan gajian, nyatanya banyak yang sebelum final bulan sudah galau lantaran honor telah habis.
Itulah mengapa pengelolaan keuangan yang baik sangat diperlukan. Baik honor kecil atau besar semua sudah niscaya membutuhkan pengaturan keuangan yang baik.
Gaji yang sedikit kalau dikelola dengan baik akan lebih bermanfaat kedepannya. Kuncinya yaitu satu, disiplin ketika mengatur keuangan, lantaran mengatur keuangan tidak ada ruginya tidak peduli seminim apapun honor yang Anda dapatkan setiap bulannya.
Anda sanggup melaksanakan perencanaan anggaran bulanan, kemudian mulai menciptakan daftar pengeluaran bulanan untuk kebutuhan menjadi dua bagian; yaitu kebutuhan utama dan kebutuhan tambahan lainnya. Jika Anda menciptakan anggaran, otomatis pengeluaran akan terperinci habisnya untuk apa.
Cara kedua yang sanggup Anda lakukan yakni menciptakan skala prioritas, Anda sanggup menciptakan daftar kebutuhan secara urut mulai dari yang paling diprioritaskan. Dengan begitu, akan terlihat nantinya berapa banyak jumlah kebutuhan yang harus dibayarkan terlebih dahulu.
Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika gajian yaitu segera membayar tagihan Anda di awal. Dari mulai tagihan listrik, tagihan telepon, tagihan rumah, tagihan kendaraan, dan lain-lainnya. Jangan pernah menunda untuk membayarkan tagihan, lantaran kalau Anda tidak segera membayarnya di awal, yang ada nanti tagihan malah jadi menumpuk.
Penting untuk menabung, meskipun uang yang ditabung jumlahnya tidak besar, tetap saja paling tidak ada tabungan yang dimiliki. Untuk mempermudah Anda dalam menabung, Anda sanggup menyisihkan honor di awal untuk ditabung.
Jangan lupa simpan struk belanja setiap kali Anda selesai berbelanja. Lalu, catatlah pengeluaran setiap harinya. Ini sanggup membantumu mengetahui kemana saja uang yang Anda gunakan selama ini.
Anda sanggup menggunakan satu rekening untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan rekening lain sanggup Anda gunakan khusus untuk menabung, sehingga kalau Anda hanya memiliki satu rekening. Rekening Anda khusus untuk menabung tidak akan terganggu.
Kartu kredit akan sangat membantu kalau Anda memakainya dengan bijak dan cerdas. Anda sanggup menggunakannya dengan memanfaatkan promo-promo yang diberikan untuk membeli barang-barang yang Anda butuhkan.
Setelah Anda menyisihkan honor untuk ditabung dan kebutuhan sehari-hari, kalau masih memiliki dana lebih. Gunakan dana tersebut untuk berinvestasi dengan ikut asuransi, membeli emas atau pemanis dengan nilai jual yang tinggi.
Jika diawal Anda sudah menyusun rencaan keuangan yang jelas, tentu Anda sudah sanggup mengira-ngira berapa uang yang akan Anda pakai dalam satu bulan.
Bawa uang secukupnya, kemudian Anda sanggup mengisinya lagi ketika benar-benar uangmu sudah habis di dalam dompet. Cara ini cukup ampuh dilakukan, terlebih lagi untuk Anda yang malas bolak-balik ke ATM untuk mengambil uang cash.
Anda harus menekan harapan untuk membeli barang-barang yang tidak begitu Anda perlukan. Juga, Anda harus mengurangi jadwal nongkrong atau hangout dengan teman.
Dikutip dari : NIA News


Sumber http://www.savepmi-taiwan.org